Jumat, 21 September 2012

Senin, 10 September 2012


“SARANGHAE, I Need You ..”

Cast :   Kyuhyun as Kyuhyun

            Donghae as Donghae (Kyu’s brother)

            Chung Soo Yan as you

            Leeteuk as Leeteuk (cameo)

            Pada pagi hari yang cerah, Kyuhyun sedang menikmati hembusan angin pagi yang ramah melambaikan helai demi helai rambutnya. Ia sedang sibuk memainkan gitarnya di paviliun rumah yang baru saja ia tempati.
“Kyuhyun-ah, sedang apa kau ?” Tanya Donghae - kakak tertua Kyu – yang muncul tiba tiba dari dalam kamar Kyu. “ Tidakkah kau lihat , hyung ?? aku sedang bermain Gitar !!” gerutu Kyu sambil terus memetik senar gitarnya.
“apa kau tidak bosan , bertingkah seperti ini ??” tegur Hae heran.
“Maksud, hyung ?!”
“setiap pagi , bermain gitar di paviliun. Sarapan di kamar , dan mengurung diri di rumah?! kau seperti Gelandangan , Kyu-ah !!” Jawab Hae dengan nada tingginya. Tentu saja Kyu kesal , dan membanting gitar menjauhinya. Ia berdiri dari tempat duduknya dan menampar wajah Saudaranya itu .
“ ANDWAE !!?? apa yang kau lakukan !!!” Donghae menahan tangan Kyu yang sudah siap bermain api dengannya.
“ Aku benci padamu !!”
Kyuhyun berlari menuju lantai bawah , membiarkan Donghae yg masih berdiri mematung di paviliun. “dasar ‘Babo Dongsaeng’.. diberitahu yang benar , malah melawan” gerutunya kesal.


Chung Soo Yan ( kita panggil “Chung Soo” aja ya ) sedang merapikan pakaiannya. Ia sibuk memilah milih pakaian yang akan ia bawa untuk liburannya di Jepang. Ia sedikit tersenyum , saat ibu nya barusan menelponnya dan menyuruhnya untuk mengunjungi nya di Jepang. Jepang adalah kampong halamannya. Tentu saja Chung Soo begitu senang. Kali ini ia sudah membayangkan saat saat di masa lalunya yang indah bersama Keluarganya di Jepang. Saat bertemu dengan laki laki di masa lalunya , yang sudah lama ia tak jumpa. 7 tahun lalu ……
            Lalu tiba tiba , suara HP di saku sweater nya berdering. Ia lalu sigap menghentikan kerjaannya dan kali ini sibuk merogoh kantung sweater nya.
            “Noo goo seh yo ?? …. Mwoo ?? benarkah ?? ….. ok ! aku akan segera kesana”
Chung Soo mematikan teleponnya , ia mulai tergesa gesa mempersiapkan semua barang barang nya dan hendak berangkat ke bandara. Menelponnya dulu ?? pikirnya . Genggaman HP di tangannya mulai mengendur. Namun ia kembali mengenggam kuat HP nya.
            “kenapa aku harus menelponnya ? toh , aku akan bertemu dengannya lagi disana. Aku tak yakin dia akan merindukanku juga” keluhnya. Ia mengantongi kembali HP nya, dan berlari merangkul Ransel nya ke luar Apartemennya.

Kyuhyun terlihat murung. Ia tak bisa membayangkan rasa malunya , melawan Hyung nya sendiri. Saat waktu makan Siang tiba , ia hanya memperhatikan makanannya tanpa menyentuhnya sama sekali . Kebetulan , ini adalah pertama kalinya ia makan di ruang makan. Sebelumnya , ia hanya makan di kamarnya tanpa mempedulikan kakaknya yang sering makan sendirian di ruang makan. Ini kah saat yang tepat untuk minta maaf ,pikirnya. Lee Donghae masih belum muncul. Sosoknya sangat ditunggu Kyu untuk menemaninya makan bersamanya.
Lalu sosok yang ia tunggu muncul. Donghae mulai menuruni anak tangga yang menghubungkan ruang atas dan bawah di rumah mereka. Pakaian yang ia pakai sebelumnya , mulai berganti. Mungkin saat Kyu menunggu Hae , Hae sedang mengganti pakaiannya.
Donghae melangkah mendekati meja makan. Ia menatap heran kea rah Kyuhyun yang sedang duduk melamun di tempat duduk yang biasa ia duduki.
“sedang apa kau disini ?” tanyanya heran.
“menemanimu , hyung” jawabnya datar , matanya tak berani bertemu dengan mata kakaknya. Donghae tersenyum dan dengan gemasnya mengacak ngacak rambut Kyu. Kyu mulai menggerutu kesal.
“HYUNG ?!?!”
“ Hahaha !! itu baru Dongsaeng hyung ku tersayang ;)”
Keduanya mulai bercanda sembari makan bersama di meja makan. Ini adalah hal yang sangat tak percaya Kyu dapatkan. Ia tak percaya selama ini , ia meninggalkan Hyungnya sendirian menikmati makanannya.
            Semenjak Orang Tua Kyu dan Donghae meninggal , Kyu lah yang paling sedih atas kecelakaan tersebut. Kecelakaan yang merenggut kedua orang tuanya. Ia dan Donghae pun pindah ke rumah baru yang dibelikan oleh salah satu kerabat mereka untuk mereka tinggali berdua beberapa bulan yang lalu. Dan Kyu tak pernah melupakan saat saat mengerikan itu , yang pernah ia lihat tepat di depan matanya . Kecelakaan orang tuanya ….
            “aku akan mengadakan suatu meeting kerja di Jepang. Kau mau ikut ?” Ujar Donghae sambil terus mengunyah nasi di mulutnya. Namun tiba tiba …
            “uhuk uhuk !” Kyu tersedak makanannya sendiri. Donghae cemas dan segera memberikannya segelas air dingin.
            “ kau taka pa , kyu ??”
            “Gwaenchanayo , hyung. Mianhaee ..” Kyu membersihkan mulutnya dengan tissue makan. Jepang ?? Kyu mulai mengingat masa lalunya. Ia meneguk segelas airnya hingga habis.
            “Kau harus ikut !” ajak Donghae . Namun tiba tiba …
            “uhuk uhuk !” lagi lagi Kyu tersedak dengan minumannya sendiri. Donghae mulai kesal dan melempar sehelai kain yang tak jauh dari tempat duduknya. Ia melempar kain tersebut ke arah Kyu.
            “kau tak akan membuat nafsu makanku hilang kan -_- ??” keluh Donghae.
            “mianhae , hyung L

WELCOME IN JAPAN !
            “Chung Soo ?? apa yang kau lihat ??” Takahashi Yuna – teman Chung Soo – memandang heran sahabat nya itu. Chung Soo terpaku di depan ‘banner’ hijau bertuliskan “WELCOME IN JAPAN” .. Matanya menerawang . Kakinya  bergemetar. Dan seulas senyuman menghiasi wajahnya yang putih bersih.
“betapa tak percayanya aku bisa menginjakkan kaki kembali di kampong halamanku , eonni” wajahnya melamun kembali. Yuna sangat gemas , ia menarik tangan Saeng nya itu menjauhi papan banner tersebut.
“uhh ! sakit , eon ! apa salah aku hanya memandang banner itu sesaat” gerutu Chung Soo. “SESAAT katamu ?! kau sudah melihatnya hampir 15 menit !?” Yuna menunjukkan jarum jam yang menunjuk tepat jam 3 sore di atas salah satu gedung pencakar langit di pertengahan Kota. Chung Soo hanya terkekeh , lalu meneruskan perjalanan mereka.
Sesampainya di salah satu rumah berpagar Putih beratap Merah , Chung Soo kelihatan girang sekali . hingga sesekali membuatnya melompat lompat kegirangan.
“AKU DI RUMAH !!!” teriaknya hingga membuat Yuna terkejut tak percaya.
“Astaga , Chung Soo !? Kau sungguh memalukan” gerutu Yuna lagi. Chung Soo yang merasa perlakuannya di salahkan terus oleh sahabat lamanya itu , membuatnya kesal sendiri ._.
“ aku tak sabar bertemu Eomma , eon >.<” sahut Chung Soo merangkul tangan Yuna.
“SSStttt… jangan panggil Eomma untuk saat ini ! kau tau kan , rata rata orang orang di rumah ini tak sepenuhnya mengerti bahasa mu ..”
“A…aku harus bagaimana donk ?? mana mungkin aku hanya kebanyakan diam sedangkan mereka bicara dengan bahasa ibu mereka >.< bagaimana kalau mereka akan mengejekku ??”
“Chung Soo .. Chung Soo .. kau aneh sekali -_- kau kan pernah tinggal di Jepang ! Masa kau tidak ingat dengan bahasa kedua mu itu ._. “
“lebih tepatnya bahasa ke tiga -_- ITU SUDAH 7 TAHUN YANG LALU >,< memangnya aku INGAT ?! palingan , aku hanya bias bicara ‘Konbawa’ ‘Konnichiwa’ ‘Arigato’ ‘Aishiteru’ .-.”
“Jahat sekali T.T berarti selama ini kau tidak rindu denganku juga donk -_-“
Chung Soo keliatan putus asa meyakinkan Yuna. Tanpa menghiraukannya, Chung Soo beranjak dari tempat  berdirinya. Saat sudah mulai sampai di depan pintu , Dada Chung Soo mulai berdebar. Kedua tangannya pun sudah mulai bergemetar. Chung Soo menarik nafas panjang , lalu menghembuskan kepulan asap putih dari hidung dan mulutnya. “Tok .. Tok..”
“Siapa itu ?!” terdengar suara teriakan kecil samar samar dari dalam rumah dengan logat Jepang yang sedikit di mengertinya. Apa itu suara ibuku ?? pikirnya ketakutan. Suara ibu nya terdengar khas saat menyapa orang (?)
Tiba tiba, terdengar lagi suara dari dalam rumah. Tapi yang ini Beda ! suara gesekan sandal rumah menyentuh Kayu.
Clik … Pintu mulai terbuka sedikit demi sedikit. Wajah tua dengan rambut di sanggul, sedang mengenakan pakaian kaos dan celana training sederhana. Ia sedang mengenggam sebuah Remote TV. Wajahnya terlihat kebingungan dan tatapan mata birunya menelusuri perawakanku dari ujung kaki hingga ujung rambut. “Okaasan1 ??” ujar Chung Soo dengan mata mulai berlinang air mata. “Ta…Takamina ?!” ujar wanita itu tak percaya. Ia meraih wajah Chung Soo dan menaruh kedua tangannya di antara tulang dagu Chung Soo. “Anakku ??” lanjutnya.
Akhirnya , Chung Soo dan wanita yang ia sangka Ibu nya pun saling berpelukan. Ya benar , wanita itu adalah Ibunya …. Yung Jay Eun atau Sako Itada. Yuna yang sedari tadi hanya berdiri terbengong menatap sahabatnya yang masih melampiaskan kerinduannya kepada ibu nya , akhirnya mulai angkat bicara. “ Gomennasai Obbasan , kedatangan kami tiba tiba .” ujarnya meminta maaf dengan bahasa Jepang yang mungkin sopan bila mengajak Yung Jae berbicara.  “Gwaenchanayo , Yuna-san . Kau bisa berbicara bahasa Korea disini.Oh , ya .. pasti kalian lelah ! ayo segera masuk dan manjakan diri kalian selama kalian tinggal disini.” Ajak Yung Jae kini dengan bahasa Korea yang lancer. Chung Soo , Yuna , dan Yung Jae pun masuk ke Rumah. Mereka mulai melepas Sweater mereka masing masing dan menaruhnya di atas Sofa ruang tamu. “Eomma, aku seperti kembali ke rumah . ini seperti kembali ke Surga” puji Chung Soo sambil meraih segelas air putih di atas meja ruang tamu. Yung Jae dan Yuna terkekeh. Tapi sepertinya ada yang kurang pikirnya lagi kini dengan menautkan kedua alisnya.(To Be Continue)

Gimana ... Jelek ya >_< mian kalo ada kesalahan kata atau bahasa ... abis mimin baru pertama kali muatin FF di Blog :D tapi mimin minta kritik dan sarannya , biar bisa memperbaiki FF selanjutnya ya :D Comment di bawah ini ....